Ilmuwan Amerika Serikat mengembangkan teknologi rekayasa genetika untuk membasmi nyamuk penyebab demam berdarah di Kepulauan Cayman. Prevalensi penyakit itu di kepulauan ini dilaporkan sangat tinggi.
Uji coba kali ini adalah yang pertama dilakukan di alam terbuka setelah selama beberapa tahun dikembangkan dalam skala laboratorium dengan sejumlah hitung-hitungan kalkulasi.
"Uji coba lapangan ini akan menjadi sebuah lompatan besar," kata Andrew Read, profesor biologi dan entomologi di Pennsylvania State University. Langkah untuk meniadakan serangka yang menjadi perantara penyakit, katanya, sangat menguntungkan bagi kehidupan.
Penyakit demam berdarah dimulai dari gigitan seekor nyamuk yang terinfeksi, menyebabkan demam, sakit pada persendian, dan berujung pada pecahnya membuluh darah. Sebanyak 2,5 miliar warga dunia berada dalam risiko demam berdarah, menurut data WHO, dan setidaknya 50 juta kasus ditemukan tiap tahun. Hingga saat ini, tak ada vaksin yang mampu mencegahnya. Berbeda dengan malaria, kejadian luar biasa demam berdarah tak bisa diprediksi.
Bagaimana sistem kerja nyamuk anti-demam berdarah ini? Peneliti di Oxitec Limited merekayasa nyamuk jantan steril dengan memanipulasi susunan DNA-nya. Di kepulauan Cayman ini, peneliti melepaskan 3 juta nyamuk jantan untuk menemui betina dari jenis yang sama. Perkawinan keduanya tak akan menghasilkan keturunan. Asal tahu saja, nyamuk pengisap darah hanyalah nyamuk betina yang tengah hamil.
Dalam sepekan, para ilmuwan melepaskan nyamuk secara bertahap sebanyak tiga kali di area seluas 40 acre. Di gugus Kepulauan Karibia ini, demam berdarah memang tengah mewabah. Diharapkan, nyamuk mandul ini akan mampu menekan kasus demam berdarah hingga 80 persen.
Namun langkah ini ditentang sebagian besar aktivis lingkungan. Mereka mengkhawatirkan akan lahir nyamuk mutan -- hasil mutasi gen yang tak dikehendaki -- yang justru akan membahayakan manusia dan lingkungan.
WELLCOME
Wa'alaikum salam.
Selamat Datang
Jangan pernah lewatkan isi-isi artikel yang menarik dalam Blog ini. Kasih saran yang membangun. Sisipkan Komentar Kamu di setiap artikel.
Terima Kasih.
Selamat menbaca........
Selamat Datang
Jangan pernah lewatkan isi-isi artikel yang menarik dalam Blog ini. Kasih saran yang membangun. Sisipkan Komentar Kamu di setiap artikel.
Terima Kasih.
Selamat menbaca........
Mengenai Saya
Senin, 15 November 2010
Minggu, 14 November 2010
Indonesia Meraih Medali Emas di Olimpiade Matematika Internasional
Putra-putri Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa di ajang olimpiade matematika. Tim Indonesia yang pertama kali bergabung berhasil meraih satu medali emas, satu perak, dan dua perunggu di kompetisi China West Mathematical Olympiad yang diselenggarakan di Taiyuan, China, akhir Oktober lalu.
Medali emas dipersembahkan Johan Gunardi (SMAK V Penabur Jakarta), sedangkan Stephen Sanjaya (SMAK I Penabur Jakarta) mendapat mendali perak. Adapun medali perunggu dipersembahkan Christa Lorensia S (SMP St Laurensia Tangerang) dan Ivan Koswara (SMAK Bintang Mulia Bandung).
China West Mathematical Olympiad merupakan kompetisi matematika tahunan yang diselenggarakan oleh China Mathematical Olympiad Commitee. Kompetisi ini berlangsung sejak tahun 2002. Peserta tahun ini berjumlah 104 orang. Mereka berasal dari tujuh negara yakni Cina, Hongkong, Makau, Singapura, Kazakhstan, Filipina, dan Indonesia.
Seluruh aktivitas persiapan tim dilakukan di bawah naungan Surya Institute yang diketuai Fisikawan Yohanes Surya. Lidya dari Surya Institute, di Jakarta, Selasa (2/11/2010), mengatakan tim pelajar Indoensia telah kembali ke Tanah Air hari ini.
Medali emas dipersembahkan Johan Gunardi (SMAK V Penabur Jakarta), sedangkan Stephen Sanjaya (SMAK I Penabur Jakarta) mendapat mendali perak. Adapun medali perunggu dipersembahkan Christa Lorensia S (SMP St Laurensia Tangerang) dan Ivan Koswara (SMAK Bintang Mulia Bandung).
China West Mathematical Olympiad merupakan kompetisi matematika tahunan yang diselenggarakan oleh China Mathematical Olympiad Commitee. Kompetisi ini berlangsung sejak tahun 2002. Peserta tahun ini berjumlah 104 orang. Mereka berasal dari tujuh negara yakni Cina, Hongkong, Makau, Singapura, Kazakhstan, Filipina, dan Indonesia.
Seluruh aktivitas persiapan tim dilakukan di bawah naungan Surya Institute yang diketuai Fisikawan Yohanes Surya. Lidya dari Surya Institute, di Jakarta, Selasa (2/11/2010), mengatakan tim pelajar Indoensia telah kembali ke Tanah Air hari ini.
PENENTUAN HARI RAYA IDUL ADHA (kenapa harus selalu ada perbedaan pendapat?)
Kenapa sih selalu saja ada ketidakcocokan antara dua ormas islam terbesar di Negara Islam Terbesar ini?
Yang terbaru adalah penentuan Hari Raya Idul Adha (Lebaran Haji/ Qurban) Tahun ini. Kenapa harus ada perbedaan penentuan ahri raya yang akan kita rayakan bersama?
Hari Raya Kurban atau Idul Adha diperkirakan jatuh berbeda. Ormas Muhammadiyah akan merayakan Idul Adha hari Selasa (16/11), sementara Nahdlatul Ulama dan Pemerintah RI hari Rabu (17/11). Hal itu disampaikan Ketua Tim Ahli Badan Hisab Rukyah Daerah Kabupaten Kudus, M Agus Yusrun Nafi, kepada Suara Merdeka CyberNews, Minggu (14/11).
Perbedaan tersebut terletak pada penetapan awal bulan Dzul Hijjah. Muhammadiyah, menurutnya, awal bulan Dzul Hijjah jatuh pada hari Minggu (8/11), sementara NU pemerintah hari Senin (9/11). Sehingga perhitungannya hari raya Idul Adha ormas Muhammadiyah jatuh hari Selasa (16/11) dan NU serta pemerintah hari Rabu (17/11).
Sidang isbat penentuan awal Dzul Hijjah oleh pemerintah telah disepakati pada Senin (9/11) bahwa awal bulan jatuh hari Senin itu juga. Sehingga secara resmi tanggal 10 Dzul Hijjah atau Hari Raya Kurban jatuh pada hari Rabu (17/11). Dikatakannya, pada dasarnya setiap metode yang digunakan bisa dipertanggungjawabkan secara agama dan keilmuan.
"Perbedaan ini harus disikapi dengan bijaksana dan arif. Meskipun berbeda tetap menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan," imbaunya.
Tak Tampak
Pada rukyatul hilal Se-Indonesia, jelas Agus, yang dilakukan Sabtu (6/11) rukyah tidak terlihat atau berada dengan ketinggian hilal sekitar 0 derajat 59 menit 40 detik di atas ufuk. Sehingga, dapat diambil kesimpulan bahwa kemungkinan besar hilal tidak dapat dirukyah dan bulan Dzul Qa'dah disempurnakan 30 hari.
Dikatakannya, dalam penetapan awal bulan Ramadhan, Syawal dan Dzul Hijjah bermuara pada hadis Nabi Muhammad SAW. "Bunyinya, berpuasalah kamu ketika melihat hilal dan berbukalah kamu ketika melihat hilal. Apabila tertutup oleh awan, maka sempurnakanlah bulan Sya'ban 30 hari, dan juga ditegaskan oleh Allah dalam al-Qur'an surat Yunus ayat 5," imbuhnya.
Kenapa dua ormas ini tidak pernah mencoba untuk menyeragamkan perayaan HARI RAYA seperti ini?
Yang terbaru adalah penentuan Hari Raya Idul Adha (Lebaran Haji/ Qurban) Tahun ini. Kenapa harus ada perbedaan penentuan ahri raya yang akan kita rayakan bersama?
Hari Raya Kurban atau Idul Adha diperkirakan jatuh berbeda. Ormas Muhammadiyah akan merayakan Idul Adha hari Selasa (16/11), sementara Nahdlatul Ulama dan Pemerintah RI hari Rabu (17/11). Hal itu disampaikan Ketua Tim Ahli Badan Hisab Rukyah Daerah Kabupaten Kudus, M Agus Yusrun Nafi, kepada Suara Merdeka CyberNews, Minggu (14/11).
Perbedaan tersebut terletak pada penetapan awal bulan Dzul Hijjah. Muhammadiyah, menurutnya, awal bulan Dzul Hijjah jatuh pada hari Minggu (8/11), sementara NU pemerintah hari Senin (9/11). Sehingga perhitungannya hari raya Idul Adha ormas Muhammadiyah jatuh hari Selasa (16/11) dan NU serta pemerintah hari Rabu (17/11).
Sidang isbat penentuan awal Dzul Hijjah oleh pemerintah telah disepakati pada Senin (9/11) bahwa awal bulan jatuh hari Senin itu juga. Sehingga secara resmi tanggal 10 Dzul Hijjah atau Hari Raya Kurban jatuh pada hari Rabu (17/11). Dikatakannya, pada dasarnya setiap metode yang digunakan bisa dipertanggungjawabkan secara agama dan keilmuan.
"Perbedaan ini harus disikapi dengan bijaksana dan arif. Meskipun berbeda tetap menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan," imbaunya.
Tak Tampak
Pada rukyatul hilal Se-Indonesia, jelas Agus, yang dilakukan Sabtu (6/11) rukyah tidak terlihat atau berada dengan ketinggian hilal sekitar 0 derajat 59 menit 40 detik di atas ufuk. Sehingga, dapat diambil kesimpulan bahwa kemungkinan besar hilal tidak dapat dirukyah dan bulan Dzul Qa'dah disempurnakan 30 hari.
Dikatakannya, dalam penetapan awal bulan Ramadhan, Syawal dan Dzul Hijjah bermuara pada hadis Nabi Muhammad SAW. "Bunyinya, berpuasalah kamu ketika melihat hilal dan berbukalah kamu ketika melihat hilal. Apabila tertutup oleh awan, maka sempurnakanlah bulan Sya'ban 30 hari, dan juga ditegaskan oleh Allah dalam al-Qur'an surat Yunus ayat 5," imbuhnya.
Kenapa dua ormas ini tidak pernah mencoba untuk menyeragamkan perayaan HARI RAYA seperti ini?
Minggu, 07 November 2010
Gunung Merapi Meletus
Sudah lebih dari 10 hari Gunung Merapi meletus. Tapi hingga saat ini Gunung Merapi belum memunculkan tanda- tanda akan tenang kembali. Justru semakin lama semakin mengganas.Kegelisahan akan letusan Gunung Merapi yang menewaskan ratusan orang jelas dirasakan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Khawatir Merapi kembali menelan korban, SBY mencari informasi soal aktivitas gunung yang mengitari 4 kabupaten itu.
Saat mengunjungi kantor Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) di Jl Kenari, Yogyakarta, Jumat (7/11/2010), SBY menanyakan hal tersebut ke Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM di Yogyakarta, Dr Sukhyar.
"Sampai kapan Merapi akan terus bererupsi?" tanya SBY.
"Kami belum bisa memastikan kapan itu semua bisa berhenti. Hingga saat ini Merapi sudah bererupsi selama 4 hari secara beruntun," jawab Sukhyar.
"Oh jadi seperti itu," jawab SBY yang mengenakan masker hijau ini.
Sebelumnya SBY mendatangi kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan didampingi Kapolri Jenderal Timur Pradopo, Menpora Andi Mallarangeng dan Ibu Ani Yudhoyono.
Selama hampir 20 menit, SBY menggelar rapat koordinasi dengan jajaran anggota BNPB untuk menanggulangi bencana Merapi yang menewaskan ratusan orang sejak 26 Oktober.
Konon letusan Gunung Merapi saat ini adalah letusan terdahsyat di abad ini. Sampai saat ini pos-pos pengungsian sudah dipenuhi lebih dari 200 ribu pengungsi Gunung Merapi meletus yang tersebar di Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten. itu disebabkan karena batas aman adalah diluar radius 20 kilometer dari puncak Gunung Merapi.
Tapi ada yang membuat perasaanku tidak enak adalah ada satu informasi yang mengatakan bahwa dari sekian banyak pengungsi, kalau siang mereka kembali ke rumah masing-masing (sebagian) untuk mengurusi binatang ternak yang belum dievakuasi. Bahkan ada yang tidak kembali ke barak pengungsian lagi. Apakah mereka tidak mau memikirkan keselamatan mereka sendiri? Apakah mereka masih punya pemikiran "HIDUP MATI DI TANAH LELUHUR".
APAKAH MASYARAKAT INDONESIA MASIH BANYAK YANG PUNYA PIKIRAN SEPERTI ITU?
Saat mengunjungi kantor Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) di Jl Kenari, Yogyakarta, Jumat (7/11/2010), SBY menanyakan hal tersebut ke Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM di Yogyakarta, Dr Sukhyar.
"Sampai kapan Merapi akan terus bererupsi?" tanya SBY.
"Kami belum bisa memastikan kapan itu semua bisa berhenti. Hingga saat ini Merapi sudah bererupsi selama 4 hari secara beruntun," jawab Sukhyar.
"Oh jadi seperti itu," jawab SBY yang mengenakan masker hijau ini.
Sebelumnya SBY mendatangi kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan didampingi Kapolri Jenderal Timur Pradopo, Menpora Andi Mallarangeng dan Ibu Ani Yudhoyono.
Selama hampir 20 menit, SBY menggelar rapat koordinasi dengan jajaran anggota BNPB untuk menanggulangi bencana Merapi yang menewaskan ratusan orang sejak 26 Oktober.
Konon letusan Gunung Merapi saat ini adalah letusan terdahsyat di abad ini. Sampai saat ini pos-pos pengungsian sudah dipenuhi lebih dari 200 ribu pengungsi Gunung Merapi meletus yang tersebar di Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten. itu disebabkan karena batas aman adalah diluar radius 20 kilometer dari puncak Gunung Merapi.
Tapi ada yang membuat perasaanku tidak enak adalah ada satu informasi yang mengatakan bahwa dari sekian banyak pengungsi, kalau siang mereka kembali ke rumah masing-masing (sebagian) untuk mengurusi binatang ternak yang belum dievakuasi. Bahkan ada yang tidak kembali ke barak pengungsian lagi. Apakah mereka tidak mau memikirkan keselamatan mereka sendiri? Apakah mereka masih punya pemikiran "HIDUP MATI DI TANAH LELUHUR".
APAKAH MASYARAKAT INDONESIA MASIH BANYAK YANG PUNYA PIKIRAN SEPERTI ITU?
Rabu, 13 Oktober 2010
Buku Horror Bis Malam
Ruben sedang menempuh perjalanan dari Surabaya ke Jakarta dengan menggunakan bis malam. Di tengah perjalanan, saat bis tersebut berhenti di sebuah terminal, seorang kakek tua naik dan menawarkan buku-buku bacaan pada semua penumpang. Sesampainya di kursi Ruben:
“Bukunya nak? Ada macam-macam nih. Buku silat, cinta-cintaan, agama, dan lain-lain”, ujar sang kakek.
Ruben yang kebetulan sedang tidak bisa tidur pun tertarik. “Ada buku misteri atau horor gak kek?”
“Oh suka cerita horor yah?”, jawab si kakek. “Kebetulan sisa satu. Pas lagi ceritanya. Tentang bis yang ditinggali banyak arwah penasaran. Judulnya ‘Bis Malam Penasaran’. Serem banget pokoknya.”
“Boleh juga tuh. Berapa harganya?”
“Seratus lima puluh ribu, nak”
“Walah, mahal bener harganya, kek”.
“Ya namanya juga buku bagus. Best seller. Semua yang baca buku ini kabarnya sampe syok loh waktu baca endingnya”, si kakek berpromosi ala sales panci.
Ruben pun akhirnya mengalah. Uang seratus lima puluh ribu berpindah tangan. Entah kenapa, tepat pada saat ia menyerahkan uang tersebut ke kakek tua, tiba-tiba terdengar suara petir menggelegar. Angin pun terasa mulai bertiup kencang. Si kakek buru-buru melangkah turun ke bis, namun tiba-tiba berhenti dan menolehkan wajahnya pelan-pelan ke arah Ruben.
“Nak”, ujarnya lirih, “apa pun yang terjadi, harap jangan buka halaman terakhir ya. Ingat, apapun yang terjadi. Kalau tidak nanti kamu akan menyesal dan saya tidak mau bertanggung jawab.”
Jantung Ruben berdegup kencang. Saking takutnya, ia sampai tidak mampu menganggukkan kepala hingga akhirnya si kakek turun dari bis dan menghilang ditelan kegelapan. Singkat cerita, dua jam kemudian, sekitar pukul satu malam, Ruben selesai membaca seluruh buku tersebut. Kecuali halaman terakhir tentunya. Dan memang benar seperti yang dikatakan si kakek penjual, buku itu benar-benar menegangkan dan menyeramkan. Di luar bis yang melaju kencang, hujan turun dengan derasnya. Kilat menyambar bergantian dan terkadang terdengar suara guruh yang menggelegar. Sejenak Ruben melihat berkeliling dan ternyata semua penumpang sudah terlelap. Bulu kuduknya terasa merinding.
“Baca halaman terakhirnya gak yah?”, pikir Ruben bimbang. Antara penasaran dengan rasa takut berbaur menjadi satu. Di luar jendela malam tampak makin gelap. “Ah sudahlah, sekalian aja. Nanggung!”
Dengan tangan gemetar ia pun membuka halaman terakhir dari buku tersebut secara perlahan… Dan akhirnya tampak sebuah lembaran kosong dengan sepotong label di bagian pojok kanan atas. Sambil menelan ludah, Ruben membaca huruf demi huruf yang tercantum:
Bis Malam Penasaran
Terbitan CV. Buku Horror Garing
Harga Pas: Rp 15.000,-
“Bukunya nak? Ada macam-macam nih. Buku silat, cinta-cintaan, agama, dan lain-lain”, ujar sang kakek.
Ruben yang kebetulan sedang tidak bisa tidur pun tertarik. “Ada buku misteri atau horor gak kek?”
“Oh suka cerita horor yah?”, jawab si kakek. “Kebetulan sisa satu. Pas lagi ceritanya. Tentang bis yang ditinggali banyak arwah penasaran. Judulnya ‘Bis Malam Penasaran’. Serem banget pokoknya.”
“Boleh juga tuh. Berapa harganya?”
“Seratus lima puluh ribu, nak”
“Walah, mahal bener harganya, kek”.
“Ya namanya juga buku bagus. Best seller. Semua yang baca buku ini kabarnya sampe syok loh waktu baca endingnya”, si kakek berpromosi ala sales panci.
Ruben pun akhirnya mengalah. Uang seratus lima puluh ribu berpindah tangan. Entah kenapa, tepat pada saat ia menyerahkan uang tersebut ke kakek tua, tiba-tiba terdengar suara petir menggelegar. Angin pun terasa mulai bertiup kencang. Si kakek buru-buru melangkah turun ke bis, namun tiba-tiba berhenti dan menolehkan wajahnya pelan-pelan ke arah Ruben.
“Nak”, ujarnya lirih, “apa pun yang terjadi, harap jangan buka halaman terakhir ya. Ingat, apapun yang terjadi. Kalau tidak nanti kamu akan menyesal dan saya tidak mau bertanggung jawab.”
Jantung Ruben berdegup kencang. Saking takutnya, ia sampai tidak mampu menganggukkan kepala hingga akhirnya si kakek turun dari bis dan menghilang ditelan kegelapan. Singkat cerita, dua jam kemudian, sekitar pukul satu malam, Ruben selesai membaca seluruh buku tersebut. Kecuali halaman terakhir tentunya. Dan memang benar seperti yang dikatakan si kakek penjual, buku itu benar-benar menegangkan dan menyeramkan. Di luar bis yang melaju kencang, hujan turun dengan derasnya. Kilat menyambar bergantian dan terkadang terdengar suara guruh yang menggelegar. Sejenak Ruben melihat berkeliling dan ternyata semua penumpang sudah terlelap. Bulu kuduknya terasa merinding.
“Baca halaman terakhirnya gak yah?”, pikir Ruben bimbang. Antara penasaran dengan rasa takut berbaur menjadi satu. Di luar jendela malam tampak makin gelap. “Ah sudahlah, sekalian aja. Nanggung!”
Dengan tangan gemetar ia pun membuka halaman terakhir dari buku tersebut secara perlahan… Dan akhirnya tampak sebuah lembaran kosong dengan sepotong label di bagian pojok kanan atas. Sambil menelan ludah, Ruben membaca huruf demi huruf yang tercantum:
Bis Malam Penasaran
Terbitan CV. Buku Horror Garing
Harga Pas: Rp 15.000,-
Selasa, 12 Oktober 2010
Olimpiade Internasional Pelajar Indonesia di Olimpiade Astronomi
JAKARTA, darwiz19 - Sebanyak lima pelajar sekolah menengah atas (SMA) Indonesia berkompetisi pada penyelenggaraan Olimpiade Internasional Astronomi dan Astrofisika mulai pekan ini hingga Selasa (21/9/2010) di Beijing, Cina. Tim nasional Indonesia itu bakal bersaing dengan 23 tim lainnya dari 21 negara.
Mereka adalah Raymond Djajalaksana (SMA Ipeka Sunter, Jakarta), Anas Maulidi Utama (SMAN 5 Surabaya), Hans Triar Sutanto (SMAK 2 Petra Surabaya), Ahmad Raditya Cahya (SMAN 1 Yogyakarta), dan Widya Ageng Setyo Tetuko (SMA Taruna Nusantara Magelang).
Suryadi Siregar, pimpinan tim dari Institut Teknologi Bandung (ITB), mengatakan, saingan berat Indonesia adalah Korea Selatan, India, Cina, Rusia, serta Iran. Pada olimpiade ini, tes yang dijalani yakni teori, pengamatan, praktik pengolahan data, dan kompetisi tim.
Tahun ini, kompetisi antartim merupakan pertandingan yang baru. Pada penyelenggaraan yang lalu, kompetisi tim hanya sebagai pameran dan uji coba.
Selain berkompetisi, peserta juga mengikuti kegiatan ilmiah, antara lain mendengarkan ceramah ilmiah dari astronom profesional dan wisata ilmiah. Kegiatan ini dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan kepada para peserta tentang simulasi astronomi yang mirip dengan langit sesungguhnya.
Mereka adalah Raymond Djajalaksana (SMA Ipeka Sunter, Jakarta), Anas Maulidi Utama (SMAN 5 Surabaya), Hans Triar Sutanto (SMAK 2 Petra Surabaya), Ahmad Raditya Cahya (SMAN 1 Yogyakarta), dan Widya Ageng Setyo Tetuko (SMA Taruna Nusantara Magelang).
Suryadi Siregar, pimpinan tim dari Institut Teknologi Bandung (ITB), mengatakan, saingan berat Indonesia adalah Korea Selatan, India, Cina, Rusia, serta Iran. Pada olimpiade ini, tes yang dijalani yakni teori, pengamatan, praktik pengolahan data, dan kompetisi tim.
Tahun ini, kompetisi antartim merupakan pertandingan yang baru. Pada penyelenggaraan yang lalu, kompetisi tim hanya sebagai pameran dan uji coba.
Selain berkompetisi, peserta juga mengikuti kegiatan ilmiah, antara lain mendengarkan ceramah ilmiah dari astronom profesional dan wisata ilmiah. Kegiatan ini dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan kepada para peserta tentang simulasi astronomi yang mirip dengan langit sesungguhnya.
Olimpiade Matematika dan Sains Indonesia Incar 4 Medali Emas
DENPASAR (darwiz19)- Menghadapi pelaksanaan Olimpiade Matematika dan Sains Internasional tingkat sekolah dasar yang berlangsung di Denpasar, Bali, 10-16 Oktober 2010 mendatang, kontingen Indonesia menargetkan 4 medali emas. Selain medali, Indonesia juga berharap mampu menjadi juara umum di rumah sendiri.
“Kalau dengan empat medali emas itu kita bisa jadi juara umum, ya, kita harus bersyukur,” ujar Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementrian Pendidikan Nasional Suyanto usai acara pembukaan, Senin (11/10/2010).
Kontingen Indonesia yang diwakili oleh 44 orang ini terdiri dari 1 ketua tim, 19 peserta Matematika, 18 peserta Sains, dan 6 pengajar akan beradu pintar dengan 8 tim dari negara lain, yakni Malaysia, Singapura, Filipina, Taiwan, Thailand, Iran, Srilanka, serta Brunei Darussalam.
Pada olimpiade kali ini para peserta akan diberi tes teori dan eksplorasi untuk Matematika dan tes teori dan eksperimen pada kategori Sains. Suyanto berharap, dengan mengikuti olimpiade ini kecintaan terhadap Matematika dan Sains dapat dipupuk sejak usia dini.
“Kita berharap kecintaan terhadap Matematika bisa ditumbuhkan sejak dini. Selain itu, tujuan lomba ini adalah bagaimana peserta didik mampu merelasikan matematika dengan dunia kehidupan mereka,” jelasnya.
“Kalau dengan empat medali emas itu kita bisa jadi juara umum, ya, kita harus bersyukur,” ujar Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementrian Pendidikan Nasional Suyanto usai acara pembukaan, Senin (11/10/2010).
Kontingen Indonesia yang diwakili oleh 44 orang ini terdiri dari 1 ketua tim, 19 peserta Matematika, 18 peserta Sains, dan 6 pengajar akan beradu pintar dengan 8 tim dari negara lain, yakni Malaysia, Singapura, Filipina, Taiwan, Thailand, Iran, Srilanka, serta Brunei Darussalam.
Pada olimpiade kali ini para peserta akan diberi tes teori dan eksplorasi untuk Matematika dan tes teori dan eksperimen pada kategori Sains. Suyanto berharap, dengan mengikuti olimpiade ini kecintaan terhadap Matematika dan Sains dapat dipupuk sejak usia dini.
“Kita berharap kecintaan terhadap Matematika bisa ditumbuhkan sejak dini. Selain itu, tujuan lomba ini adalah bagaimana peserta didik mampu merelasikan matematika dengan dunia kehidupan mereka,” jelasnya.
Kurikulum Metode Asing Belum Tentu Sesuai
Metode-metode pengajaran yang dipraktikkan sekolah akan lebih baik jika tidak terlalu sering berubah apalagi jika sampai digantikan dengan metode asing yang diadopsi mentah-mentah.
Metode pengajaran yang sukses di negara lain belum tentu sesuai dengan budaya dan karakter di Indonesia. Penggunaan suatu metodologi pengajaran tidak bisa gegabah karena metodologi akan berpengaruh pada cara berpikir, karakter, dan budaya suatu bangsa.
Hal ini dikemukakan Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh di hadapan guru-guru di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (11/10/) kemarin. "Kita harus lebih sering introspeksi. Jangan mudah serta merta mengambil dari luar dan dipakai di Indonesia. Ada syarat-syarat khusus yang tidak selamanya cocok," ujarnya.
Imbauan ini disampaikan karena ada kekhawatiran pada banyaknya guru dan sekolah yang terlalu sering mengganti metode pengajaran dengan metode asing terutama yang dilakukan guru-guru yang baru pulang studi banding di negara lain. "Banyak teman-teman guru yang senang coba-coba metode asing yang mereka pelajari ketika dapat kesempatan ke luar negeri. Tapi hanya coba-coba saja," kata Sugeng, guru SMA di Balikpapan.
Penyesuaian metode pengajaran asing di sekolah terutama juga harus dilakukan sekolah Rintisan Sekolah Berta raf Internasional (RSBI) dan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) yang membeli lisensi akreditasi dari luar negeri seperti Cambridge. Jika metode asing dipraktikkan mentah-mentah tanpa disesuaikan terlebih dahulu dengan karakter budaya di dalam negeri, di khawatirkan akan terbentuk siswa yang tidak lagi mencerminkan karakter dan budaya Indonesia.
Ide RSBI/SBI juga bukan begitu. Apa yang dikembangkan di Indonesia sesuai dengan standar internasional. "Jadi, tidak selamanya dari luar negeri kita tarik ke sini tetapi bisa juga produk kita diakui sehingga memenuhi standar yang dikembangkan internasional," kata Nuh.
Metode pengajaran yang sukses di negara lain belum tentu sesuai dengan budaya dan karakter di Indonesia. Penggunaan suatu metodologi pengajaran tidak bisa gegabah karena metodologi akan berpengaruh pada cara berpikir, karakter, dan budaya suatu bangsa.
Hal ini dikemukakan Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh di hadapan guru-guru di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (11/10/) kemarin. "Kita harus lebih sering introspeksi. Jangan mudah serta merta mengambil dari luar dan dipakai di Indonesia. Ada syarat-syarat khusus yang tidak selamanya cocok," ujarnya.
Imbauan ini disampaikan karena ada kekhawatiran pada banyaknya guru dan sekolah yang terlalu sering mengganti metode pengajaran dengan metode asing terutama yang dilakukan guru-guru yang baru pulang studi banding di negara lain. "Banyak teman-teman guru yang senang coba-coba metode asing yang mereka pelajari ketika dapat kesempatan ke luar negeri. Tapi hanya coba-coba saja," kata Sugeng, guru SMA di Balikpapan.
Penyesuaian metode pengajaran asing di sekolah terutama juga harus dilakukan sekolah Rintisan Sekolah Berta raf Internasional (RSBI) dan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) yang membeli lisensi akreditasi dari luar negeri seperti Cambridge. Jika metode asing dipraktikkan mentah-mentah tanpa disesuaikan terlebih dahulu dengan karakter budaya di dalam negeri, di khawatirkan akan terbentuk siswa yang tidak lagi mencerminkan karakter dan budaya Indonesia.
Ide RSBI/SBI juga bukan begitu. Apa yang dikembangkan di Indonesia sesuai dengan standar internasional. "Jadi, tidak selamanya dari luar negeri kita tarik ke sini tetapi bisa juga produk kita diakui sehingga memenuhi standar yang dikembangkan internasional," kata Nuh.
Senin, 11 Oktober 2010
Pengalaman Lucu Waktu Ku Mimpi
Aku dan temenku sedang jalan-jalan ke sebuah mall terkemuka didaerahku. Secara otomatis kalo jalan-jalan ya mesti bawa uang.
Tapi kami bawa tidak seberapa karena niat kami cuma jalan-jalan. Waktu kami memasuki sebuah toko yang pakaiannya lumayan bagus-bagus, kami bersamaan dengan ibu-ibu muda yang tajir-tajir.
Kami pilah pilih tu pakaian. Tak taunya ibu-ibu itu juga bersamaan dengan kami. Pilih disini ketemu, pilih disana ketemu, akhirnya ibu-ibu itu menggertak kami,kami jangan mengikutinya.
Kamipun menjauh dari nereka. Pas ketemu didepan kasir, kami berada dibelakang ibu-ibu tadi. Tanpa kami kira dan kami duga, ibu-ibu itu salah satunya kehilangan dompetnya.
Tanpa ba bi bu lagi ibu-ibu itu menuduh pada kami. Pikirnya kami yang dari tadi mengikutinya terus. Ibu yang lainnya menyuruhnya untuk Tanya pada orang yang dirumah, mungkin ketinggalan. Tapi dasar ibu2 tajir, ngotot menuduh kami yang ambil.
Di dalm mall itu kami dimaki - maki habis - habisan. Tenang saja karena kami memang gak ambil. Kami hampir dilaporkan sama polisi yang tidak jauh dari mall itu.
Pak satpam pun ikut membantu. Tiba-tiba datanglah seorang bapak menghampiri kami. Dia suami ibu yang tadi menuduh kami. Dia mengatakn kalo dompet ibu itu terbawa oleh bapak itu.
Aku dan temanku merasa lega bgt. Ibu itupun meminta maaf. Karena aku tahu ibu itu tajir, maka aku ajukan sarat padanya. Aku dan temanku minta ganti rugi sebesar Rp. 5.000.000 tadi sudah dimaki - maki.
Ibu itu menyetujuinya. Dibukanya dompetnya, lalu dihitungnya uang sebanyak 5 juta. Merasa akan menerima uang, langsung saja tanganku mengadahkan tanganku hendak menerima, tiba - tiba tanganku dipukul sama ibuku. BANGUN !!!!!!, SUDAH SIANG!!!!!!, BRANGKAT SEKOLAH !!!!!!
E alah gak taunya aku mimpi.
Tapi kami bawa tidak seberapa karena niat kami cuma jalan-jalan. Waktu kami memasuki sebuah toko yang pakaiannya lumayan bagus-bagus, kami bersamaan dengan ibu-ibu muda yang tajir-tajir.
Kami pilah pilih tu pakaian. Tak taunya ibu-ibu itu juga bersamaan dengan kami. Pilih disini ketemu, pilih disana ketemu, akhirnya ibu-ibu itu menggertak kami,kami jangan mengikutinya.
Kamipun menjauh dari nereka. Pas ketemu didepan kasir, kami berada dibelakang ibu-ibu tadi. Tanpa kami kira dan kami duga, ibu-ibu itu salah satunya kehilangan dompetnya.
Tanpa ba bi bu lagi ibu-ibu itu menuduh pada kami. Pikirnya kami yang dari tadi mengikutinya terus. Ibu yang lainnya menyuruhnya untuk Tanya pada orang yang dirumah, mungkin ketinggalan. Tapi dasar ibu2 tajir, ngotot menuduh kami yang ambil.
Di dalm mall itu kami dimaki - maki habis - habisan. Tenang saja karena kami memang gak ambil. Kami hampir dilaporkan sama polisi yang tidak jauh dari mall itu.
Pak satpam pun ikut membantu. Tiba-tiba datanglah seorang bapak menghampiri kami. Dia suami ibu yang tadi menuduh kami. Dia mengatakn kalo dompet ibu itu terbawa oleh bapak itu.
Aku dan temanku merasa lega bgt. Ibu itupun meminta maaf. Karena aku tahu ibu itu tajir, maka aku ajukan sarat padanya. Aku dan temanku minta ganti rugi sebesar Rp. 5.000.000 tadi sudah dimaki - maki.
Ibu itu menyetujuinya. Dibukanya dompetnya, lalu dihitungnya uang sebanyak 5 juta. Merasa akan menerima uang, langsung saja tanganku mengadahkan tanganku hendak menerima, tiba - tiba tanganku dipukul sama ibuku. BANGUN !!!!!!, SUDAH SIANG!!!!!!, BRANGKAT SEKOLAH !!!!!!
E alah gak taunya aku mimpi.
Wah..... udah Longgar
Pagi ini gue buru-buru untuk sampai dikampus..,karena sudah janji ngumpul sama teman-teman jam 7.
Karena hari ini ada pameran di Istora Senayan,dan kami ada salah satu peserta untuk mengisi acara tersebut.
Sampai dikampus yang lain sudah pada datang.
Enda : "Rom,kita belum beli air ni buat disana..,"
Gue : "Ya udah beli A*UA gelas aja satu dus.."
Enda : "Tapi lu yang beli yap..."
Gue : "Iya..iya..iya...sini kunci motor lu...masak gue bawa A*ua satu dus..
Tanpa pikir panjang gue langsung menuju ke parkiran motor dibelakang kampus. Gue ingat ciri-ciri motor nya Si Enda, yaitu peleg bintang warna putih,Supra X tanpa kap disamping kiri dan kanannya.
Kunci motor di colok kekontak dan distarter....brummm....brummmm..brummm.... Motor pun nyala...langsung gue menuju kedepan.
Gue : "Nda, Helm lu baru nih..,Full Face nih..,,(belum selesai Enda jawab guedah nanya lagi) "Tapi ni gimana buka Jok nya nih..,,lu kok taruh jaket dijepit di Jok sih..,"
Enda : "Eh...Rom Ni mah bukan motor gue..,motor gue tuh didepan...(Enda menunjuk ke depan kampus)
Gue melihat ke arah depan dan benar motor Enda yang sering gue pakai ada disana motornya sama persis.
Gue : "Lah ni motor sapa nih..,,gue kira motor lu."
Enda : "Mana gue tau..hmmm hmmmm..kok kunci nya masuk yap...?? wah berbakat lu jadi Curanmor."
Gue : "Ah sial lu....,lu kagak ngomong sih taruh motor di depan...gue kira motor lu di Parkiran."
Anak-anak pada ngetawain gue. pakai ngakak lagi... Gue langsung pulangin tu motor dan liat kiri kanan,takut yang punya liat..,kok gue bisa bawa motor nya dia..
Karena hari ini ada pameran di Istora Senayan,dan kami ada salah satu peserta untuk mengisi acara tersebut.
Sampai dikampus yang lain sudah pada datang.
Enda : "Rom,kita belum beli air ni buat disana..,"
Gue : "Ya udah beli A*UA gelas aja satu dus.."
Enda : "Tapi lu yang beli yap..."
Gue : "Iya..iya..iya...sini kunci motor lu...masak gue bawa A*ua satu dus..
Tanpa pikir panjang gue langsung menuju ke parkiran motor dibelakang kampus. Gue ingat ciri-ciri motor nya Si Enda, yaitu peleg bintang warna putih,Supra X tanpa kap disamping kiri dan kanannya.
Kunci motor di colok kekontak dan distarter....brummm....brummmm..brummm.... Motor pun nyala...langsung gue menuju kedepan.
Gue : "Nda, Helm lu baru nih..,Full Face nih..,,(belum selesai Enda jawab guedah nanya lagi) "Tapi ni gimana buka Jok nya nih..,,lu kok taruh jaket dijepit di Jok sih..,"
Enda : "Eh...Rom Ni mah bukan motor gue..,motor gue tuh didepan...(Enda menunjuk ke depan kampus)
Gue melihat ke arah depan dan benar motor Enda yang sering gue pakai ada disana motornya sama persis.
Gue : "Lah ni motor sapa nih..,,gue kira motor lu."
Enda : "Mana gue tau..hmmm hmmmm..kok kunci nya masuk yap...?? wah berbakat lu jadi Curanmor."
Gue : "Ah sial lu....,lu kagak ngomong sih taruh motor di depan...gue kira motor lu di Parkiran."
Anak-anak pada ngetawain gue. pakai ngakak lagi... Gue langsung pulangin tu motor dan liat kiri kanan,takut yang punya liat..,kok gue bisa bawa motor nya dia..
Langganan:
Postingan (Atom)
Wassalam
Terima kasih atas kunjungannya. Jangan Lupa untuk meninggalkan Pesan dan Kesan. Kasih coment yach..... Sampai jumpa lagi.

